Selasa, 22 Agustus 2017  

Situs LIPI »   Blog LIPI »  

foto
» Profil
» Publikasi
» Kegiatan
» Berita
» Perjalanan LN
» Tamu
» Afiliasi
  »   P2 SMTP
  »   Kelompok riset
  »   Laboratorium
  »   Grup diskusi :
tidak ada...
»
      tidak ada...
» Tautan favorit
  »   Intra LIPI
  »   Info LIPI
» Statistik
  »   1 artikel
  »   0 komentar
  »   330 kali diakses
  »   0 kali dikirim
  »   27 kali dicetak
» Haryo Dwi Prananto ISSN 2086-5252 halaman depan »

» Daftar artikel di kategori yang sama

Mengenal Electromagnetic Compatibility (EMC)
Dibuat : 16/12/16 (09:53 WIB)
Revisi terakhir : 16/12/16 (10:27 WIB)
URL pendek : http://u.lipi.go.id/1481856834

Electromagnetic Compatibility (EMC) atau kompatibilitas elektromagnetik adalah kemampuan peralatan, perangkat atau sistem berfungsi secara baik dalam lingkungan medan elektromagnetik tanpa menunjukan adanya gangguan-gangguan yang menyebabkan berkurangnya kinerja peralatan, perangkat ataupun sistem tersebut. Berdasarkan jenisnya EMC diklasifikasi menjadi 2 jenis, yaitu electromagnetic interference dan electromagnetic susceptibility. EMI - Interferensi Elektromagnetik adalah emisi gelombang elektromagnetik dari suatu perangkat atau sistem yang mengganggu kerja perangkat atau sistem lain secara normal. Sedangkan EMS - ElectroMagnetic Susceptibility/Immunity adalah kemampuan perangkat dan/atau sistem untuk tetap bekerja dengan baik terhadap gangguan gelombang elektromagnetik dari sumber sumber medan elektromagnetik di sekitarnya (lingkungan).

Jenis EMC tersebut diklasifikasi lagi masing-masing menjadi 2 berdasarkan fenomena perambatan gelombang elektromagnetiknya yaitu secara radiasi dan konduksi. Berdasarkan hal tersebut, EMI diklasifikasikan lagi menjadi emisi radiasi (Radiated Emission) dan emisi konduksi (Conducted Emission). EMS juga diklasifikasi lagi menjadi kerentanan radiasi (Radiated Susceptibility) dan kerentanan konduksi (Conducted Susceptibility).

Klasifikasi EMC tersebut juga didasarkan pada suatu pengukuran dan pengujian suatu peralatan tersebut dalam hal EMC. Suatu sistem/peralatan dapat dikatakan lolos EMC jika sistem tersebut tidak menyebabkan interferensi dengan sistem yang lain, tidak rentan terhadap emisi elektromagnetik dari sistem lain, dan tidak menyebabkan interferensi pada dirinya sendiri. Contohnya jika suatu peralatan misalnya TV tidak memenuhi syarat EMC, maka saat TV itu menyala dan di waktu bersamaan sebuah blender dinyalakan di tempat yang dekat dengan TV, gambar TV pada layar yang semula jernih akan muncul gangguan berupa gambar yang buram.

Sumber

IEC/TR EN 60001-1-1 Electromagnetic compatibility (EMC) - Part 1: General - Section 1: Application and interpretation of fundamental definitions and terms.

Korea Testing Laboratory artikel.

Paul, Clayton R. 2006. Introduction to Electromagnetic Compatibility. Second Edition. New Jersey: Willey Interscience A John Wiley & Sons, Inc Publication.

R.Harry Arjadi artikel, P2SMTP LIPI.

» Artikel terkait :

» Tanggapan :

    Belum ada komentar...

  • Komentar Anda :
    Setiap komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Penulis. Khusus untuk komentar dari sivitas LIPI yang ditulis melalui halaman BLOG setelah masuk Intra LIPI langsung ditampilkan tanpa perlu persetujuan Penulis.

    Nama :
      (wajib diisi)
    Surat-e pengirim :
      (wajib diisi)
    Situs pengirim : (kalau ada)

    Isi komentar : (tidak diperkenankan memakai kode HTML)
      (wajib diisi)
    Kata-kunci dinamis :   (wajib diisi)     [ lihat disini ! ]
      atau  

» 0 komentar
» 334 kali diakses
» 0 kali dikirim
» 27 kali dicetak
versi cetak »
kirim ke teman »
berbagi ke facebook »
berbagi ke Twitter »
simpan halaman ini »
terjemahkan halaman ini »

Arsip blog dengan kata-kunci :  

PERHATIAN : Seluruh isi blog ini merupakan representasi dari pandangan dan opini personal pemilik blog sebagai bagian dari kebebasan akademis sivitas LIPI, tetapi BUKAN merupakan representasi kebijakan LIPI secara kelembagaan ! Seluruh isi merupakan tanggung-jawab individu pemilik blog, dan LIPI tidak bertanggung-jawab atas isi maupun aneka akibat baik langsung maupun tidak langsung yang ditimbulkannya.
Berbeda dengan blog pada umumnya, identitas penulis di Blog Sivitas LIPI dijamin kebenarannya.
Artikel yang telah mendapatkan tanggapan tidak bisa direvisi oleh penulis.
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2002-2017 LIPI