Sabtu, 25 Maret 2017  

Situs LIPI »   Blog LIPI »  

foto
» Profil
» Publikasi
» Kegiatan
» Berita
» Perjalanan LN
» Tamu
» Afiliasi
  »   P2 SMTP
  »   Kelompok riset
  »   Laboratorium
  »   Grup diskusi :
tidak ada...
»
      tidak ada...
» Tautan favorit
  »   Intra LIPI
  »   Info LIPI
» Statistik
  »   1 artikel
  »   1 komentar
  »   620 kali diakses
  »   0 kali dikirim
  »   4 kali dicetak
» Qudsiyyatul Lailiyah ISSN 2086-5252 halaman depan »

» Daftar artikel di kategori yang sama

potensi PLTS
Dibuat : 15/11/16 (10:29 WIB)
Revisi terakhir : 15/11/16 (10:29 WIB)
URL pendek : http://u.lipi.go.id/1479180585

Kebutuhan energi di Indonesia terutama energi listrik terus meningkat dari tahun ke tahun sedangkan cadangan sumber energinya semakin menurun. Saat ini konsumsi energi di Indonesia masih didominasi oleh minyak bumi, gas, dan batu bara. Dengan pertumbuhan konsumsi energi yang cepat, diperkirakan Indonesia akan menjadi importir minyak bumi dalam waktu dekat jika tanpa ada perencanaan penggunaan sumber daya energi baru dan menggalakkan upaya efisiensi energi. Pada tahun 2015, kebutuhan energi listrik duia mencapai hampir 20 trilyun kWh sedangkan sumber energi dari minyak dan gas bumi hanya mampu menyumbang sebesar 12,4 trilyun kWh saja. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan mengingat minyak dan gas bumi yang selama ini menjadi sumber energi primer suatu saat akan habis, bahkan di Indonesia diperkirakan dalam waktu 18 tahun lagi akan habis. Salah satu solusi adalah dengan penggunaan sumber energi terbarukan. Penggunaan energi terbarukan dapat dimulai di daerah terpencil atau pulau terpencil. Di Indonesia sangat strategis mengingat di daerah- daerah tersebut masih minim sekali tersedianya jaringan listrik PLN.

Energi surya merupakan salah satu contoh dari sumber energi terbarukan yang cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Indonesia mempunyai luas sekitar 2 juta km2, energi surya yang dapat dibangkitkan untuk luas Indonesia sekitar 4,8kWh/m2/hari atau setara 112.000 GWp yang didistribusikan.Keunggulan energi surya dibandingkan energi fosil antara lain :1. Sumber energi mudah didapatkandisemua lokasi terbuka2. Ramah lingkungan3. Sesuai untuk berbagai macam kondisi geografis4. Instalasi, pengoperasian, dan perawatan mudah dan cepat5. Listrik dari energi surya dapat disimpan dalam bateraiEnergi radiasi matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau disebut juga dengan teknologi photovoltaic (PV) yang terbuat dari bahan semikonduktor. Hanya saja implementasinya membutuhkan area yang luas dan yang dapat menyerap sinar matahari secara langsung.Teknologi PV yang dimanfaatkan untuk PLTS berupa sistem terpusat (centralized), sistem tersebar (stand alone), dan sistem hibrida (hybrid system). Konfigusasi sistem PLTS berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua1. Sistem stand-alone atau disebut juga off grid : Sistem PLTS ini berdiri sendiri dan terpisah dari jaringan PLN biasanya digunakan untuk mensupplai jaringan dalam lingkup tertentu.2. Sistem Grid-Connected atau disebut juga on grid : sistem PLTS yang diintegrasikan dengan jaringan PLN sehingga membutuhkan inventer yang disinkronisasikan dengan jaringan PLN.Sumber :”Master Plan Pembangunan Ketenagalistrikan 2015 s.d. 2025”, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

» Artikel terkait :

» Tanggapan :

  • Komentar Anda :
    Setiap komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Penulis. Khusus untuk komentar dari sivitas LIPI yang ditulis melalui halaman BLOG setelah masuk Intra LIPI langsung ditampilkan tanpa perlu persetujuan Penulis.

    Nama :
      (wajib diisi)
    Surat-e pengirim :
      (wajib diisi)
    Situs pengirim : (kalau ada)

    Isi komentar : (tidak diperkenankan memakai kode HTML)
      (wajib diisi)
    Kata-kunci dinamis :   (wajib diisi)     [ lihat disini ! ]
      atau  

» 1 komentar
» 621 kali diakses
» 0 kali dikirim
» 4 kali dicetak
versi cetak »
kirim ke teman »
berbagi ke facebook »
berbagi ke Twitter »
simpan halaman ini »
terjemahkan halaman ini »

Arsip blog dengan kata-kunci :  

PERHATIAN : Seluruh isi blog ini merupakan representasi dari pandangan dan opini personal pemilik blog sebagai bagian dari kebebasan akademis sivitas LIPI, tetapi BUKAN merupakan representasi kebijakan LIPI secara kelembagaan ! Seluruh isi merupakan tanggung-jawab individu pemilik blog, dan LIPI tidak bertanggung-jawab atas isi maupun aneka akibat baik langsung maupun tidak langsung yang ditimbulkannya.
Berbeda dengan blog pada umumnya, identitas penulis di Blog Sivitas LIPI dijamin kebenarannya.
Artikel yang telah mendapatkan tanggapan tidak bisa direvisi oleh penulis.
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2002-2017 LIPI