Rabu, 4 Maret 2015  

Situs LIPI »  

» Arsip blog LIPI
tahun

 
» Tautan favorit
  »   Intra LIPI
  »   Info LIPI
  »   e-Book : Referex Engineering
  »   e-Index : ASFA-Proquest
  »   e-Index : Ei Compendex
  »   e-Index : ISI Thomson
  »   e-Index : JSTOR
  »   e-Index : SCImago
  »   e-Index : Scopus
  »   e-Journal : Emerald Insight
  »   e-Journal : IEEE Xplore
  »   e-Journal : Pustaka Ristek
  »   e-Journal : ScienceDirect
  »   e-Journal : SpringerLink
  »   Info : Direktori Layanan
  »   Info : Indeks Ilmiah Indonesia
  »   Info : Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum
  »   Info : Jurnal Ilmiah Indonesia
  »   Info : Kajian Indikator
  »   Info : Katalog Kebun Raya
  »   Info : Katalog Perpustakaan
  »   Info : Lab Uji Kalibrasi
  »   Info : Lab Uji Polimer
  »   Info : Museum Zoologi Bogoriense
  »   Info : Penerapan dan Pemanfaatan Iptek di Daerah LIPI
  »   Info : RCChem Learning Centre
  »   Info : Repositori Institusi
  »   Info : Web GIS
  »   Layanan : Whistle blower System
  »   Layanan : Akreditasi Berkala Ilmiah
  »   Layanan : Audit Elektronik
  »   Layanan : Fungsional Peneliti
  »   Layanan : ISSN
  »   Layanan : Jasa Laboratorium
  »   Layanan : Karya Tulis Ilmiah
  »   Layanan : Kepegawaian
  »   Layanan : Komputasi Kinerja Tinggi
  »   Layanan : Lelang Elektronik
  »   Layanan : MoW Indonesia
  »   Layanan : Peneliti Asing
  »   Layanan : Penemuan Baru
  »   Layanan : Penerbit LIPI
  »   Layanan : Repositori Data Ilmiah Global
  »   Layanan : Repositori Data Ilmiah Primer
  »   Layanan : Seleksi Terbuka
  »   Layanan : Server Waktu
  »   Layanan : Standar Waktu
  »   Sarana : Buku Elektronik
  »   Sarana : Jurnal Online
  »   Sarana : Kolaborasi Ilmiah
  »   Sarana : Organisasi Profesi
  »   Data Ilmiah : Grup Data Partikel LBL
  »   Data Ilmiah : Jaringan Fisika ISN
  »   Data Ilmiah : Sistem Data Astrofisika NASA
  »   Data Ilmiah Primer
  »   Data ilmiah : Bank Data Genetika NCBI
  »   Data ilmiah : Bank Data Protein RSCB
  »   Data ilmiah : Fisika Energi Tinggi Spires SLAC
  »   Data ilmiah : Jaringan Informasi Keanekaragaman Hayati Nasional
  »   Informasi ilmiah : Science Links Jepang
  »   Perlengkapan terkait : IGOS Nusantara
  »   Perlengkapan terkait : IndoTeX - standar typesetting karya tulis ilmiah
  »   Perlengkapan terkait : Jaringan Arsip Perl
  »   Perlengkapan terkait : Jaringan Arsip R
  »   Perlengkapan terkait : Jaringan Arsip TeX
  »   Perlengkapan terkait : Python
  »   Portal ilmiah : opto - portal terkait sains dan teknologi opto
  »   Portal ilmiah : kimi@net - portal terkait ilmu kimia
  »   Portal ilmiah : nanotech - portal terkait ilmu dan teknologi nano
  »   Portal ilmiah : fisik@net - portal terkait ilmu fisika
  »   Portal ilmiah : energi - portal ilmiah terkait ilmu dan teknologi energi
  »   Portal ilmiah : komput@si - portal ilmiah terkait ilmu komputasi
  »   Portal ilmiah : Bioteknologi
  »   Portal ilmiah : Sistem Informasi Keanekaragaman Hayati Indonesia - IBIS
  »   Portal terkait : Database Riset, Ilmu pengetahuan dan teknologi
  »   Portal terkait : Info H@KI - informasi dan forum Hak atas Kekayaan Ilmiah
  »   Portal terkait : OSS Indonesia - perangkat lunak sumber terbuka Indonesia
» Statistik
  »   605 artikel
» Artikel-artikel terbaru ISSN 2086-5252

2 HARI ORIENTASI CPNS BARU PUSLIT BIOTEKNOLOGI LIPI TAHUN 2015 : PANDANGAN PERTAMA BEGITU MENGGODA
Oleh : Ayurisya Dominata (P2 Bioteknologi)

Cibinong – Sebagai sarana perkenalan dan menjalin keakraban diantara Calon Pegawai baru dengan para Pegawai Puslit Bioteknologi, sebanyak 14 CPNS baru Puslit Bioteknologi LIPI mengikuti orientasi CPNS Tahun 2015 yang berlangsung selama 2 hari yaitu Senin-Selasa, 2-3 Maret 2015. Seperti tahun-tahun sebelumnya orientasi CPNS ini telah menjadi semacam agenda rutin tahunan Puslit Bioteknologi dalam menyambut CPNS baru. Namun, tiap tahun biasanya ada ciri khasnya masing-masing dan agenda orientasi yang berbeda-beda disesuaikan kebutuhan pada saat itu. Beberapa CPNS yang sudah menjadi PNS di Puslit Bioteknologi LIPI saat ini mungkin dapat mengenang bagaimana saat-saat pertama mereka dahulu tiba dan masuk kerja pertama kali sebagai CPNS di Puslit Bioteknologi LIPI. Kesan pertama tiap-tiap Pegawai berbeda dan saat itulah yang biasanya akan selalu terngiang sampai akhir ketika masa pensiun tiba. Orientasi CPNS Tahun 2015 ini dibagi menjadi 2 sesi utama, yaitu sesi kelas dan sesi luar ruangan. Untuk hari pertama, para CPNS baru ini diagendakan menerima 22 materi dari 22 Pembicara yang .....
03/03/15 (13:54 WIB) ⇒ 03/03/15 (13:55 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

14 CPNS BARU SIAP PERKUAT PUSLIT BIOTEKNOLOGI LIPI
Oleh : Ayurisya Dominata (P2 Bioteknologi)

Cibinong – Sebanyak 14 CPNS baru tahun tahun 2015 Puslit Bioteknologi berhasil dijaring dari puluhan ribu pelamar CPNS LIPI Tahun 2015. Diagendakan ke 14 SDM baru ini akan diberdayagunakan dalam rangka mendukung dan memperkuat program-program penelitian unggulan nasional yang dimotori Puslit Bioteknologi LIPI mewujudkan program besar "LIPI PASTI BARU!”. PASTI (Professional, Adaptive, Scientific integrity, Teamwork, Inovatif ) BARU (Being Accountable, Responsible, Utilizing resources). Mereka adalah Dimas Fandi Praditya, M.Biotech (S2 Bioteknologi UGM), Senlie Octaviana, M.Biotech ( S2 Bioteknologi UGM), Widya Pantaka Bayu, M.Sc (S2 Peternakan UGM), Slamet Diah Volkandari, M.Sc (S2 Peternakan UGM), Nurul Fitri Sari, M.Si (S2 Ilmu Hayati ITB), Gita Syahputra, M.Si ( S2 Biokimia IPB), Urip Perwitasari, M.Si (S2 Biokimia IPB), Rendi Palar, M.Si (S2 Biochemistry IPB), Lutfi Nia Kholida, M.Si (S2 Kimia Univ. Airlangga), Rahayu Fitriani Wangsa Putrie, M.Si (S2 Mikrobiologi IPB), Bugi Ratno Budiarto, M.Biotech (Master Bioteknologi Universitas Taiwan), Ambar Yuswi Perdani, M.Si (S2 Teknolog .....
03/03/15 (13:49 WIB) ⇒ 03/03/15 (13:52 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

MENGELOLA PUSTAKA ILMIAH DIGITAL DENGAN MENDELEY
Oleh : Andrianopsyah Mas Jaya Putra (P2 Kimia)

Bapak / Ibu / Rekan-rekan, di dalam menyusun suatu tulisan ilmiah, berupa: proposal penelitian, laporan penelitian, manuskrip untuk jurnal, atau buku, kita tentu melengkapinya dengan kutipan dan daftar pustaka. Ketika jumlah kutipan itu sudah banyak, mengelolanya menjadi sulit (Di situ lah, kadang-kadang, kita merasa sedih). Al-hamdu lillah, sekarang ada perangkat lunak gratis, MENDELEY, yang dapat membantu kita di dalam mengelola pustaka ilmiah digital secara otomatik. Yuk kita lihat berbagai manfaat dan keunggulannya. https://www.youtube.com/watch?v=Gv6_HuCYExM 1. Perangkat lunak ini dapat membantu kita mengekstrak data sitasi dari suatu artikel ilmiah pada suatu jurnal digital (judul artikel, nama penulisnya, dan sumbernya) secara otomatik. Sehingga, kita tidak perlu repot-repot menuliskannya satu-persatu, melainkan cukup memeriksa hasil ekstraksi data itu saja dan mengeditnya bila diperlukan. https://www.youtube.com/watch?v=qRiAIaqdAOg 2. MENDELEY dapat membantu kita mengutip suatu pustaka ilmiah secara otomatik pada saat kita sedang menyusun suatu tulisan ilmiah dengan perangka .....
02/03/15 (12:00 WIB) ⇒ 02/03/15 (12:35 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

KAPASITAS STRATEGIS OMBUDSMAN RI DALAM PENGAWASAN PELAYANAN PUBLIK
Oleh : Maulana Akbar (Pappiptek)

Hans Kelsen nampaknya lebih dulu tahu tentang kedudukan masyarakat dalam sistem pemerintahan presidensial. Dalam bukunya yang berjudul General Theory of law and State, filsuf dan ahli hukum asal Austria ini pernah menyebut parlemen yang menetapkan undang-undang, dan warga negara yang memilihnya secara langsung, merupakan organ sebuah negara dalam arti luas. Warga negara memang diberi banyak kedudukan dalam sistem pemerintahan yang dipilih Indonesia. Selain memiliki peran mengawal kinerja pemerintahannya, warga negara, dalam arti sempit, merupakan individu yang diberi kedudukan hukum jika terlibat dalam suatu transaksi hukum perdata, misalnya : kontrak. Di Indonesia sendiri, kepentingan akan kedudukan warga negara nampaknya dilanjutkan mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid, dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 2000 tentang Komisi Ombudsman Nasional--Saat ini Ombudsman Republik Indonesia. Tepatnya pada Maret 2000, saat itu, warga negara memiliki kedudukan penting dalam menilai pemerintahan yang memimpinnya. Rakyat semakin berperan, dalam memagari arus Anggaran P .....
02/03/15 (00:01 WIB) ⇒ 02/03/15 (00:03 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

HARI PERTAMA CPNS LIPI PUSAT PENELITIAN MATERIAL & METALURGI
Oleh : Wahyu Mayangsari (P2 Metalurgi dan Material)

Tangggal 12 Februari 2015 adalah hari pertama masuk sebagai CPNS LIPI di Pusat Penelitian Material & Metalurgi. Jarak antara kos dan Puspiptek tidak terlalu jauh namun agak susah kalau tidak punya kendaraan pribadi karena transportasi umum hanya mengantarkan sampai depan pintu gerbang Puspiptek saja, padahal untuk mencapai kantor-kantor yang ada disana jaraknya lumayan jauh dari gerbang masuknya. Kebetulan di kompleks Perumahan tempat saya kos ada mobil semacam angkot yang biasanya mengantarkan karyawan- karyawan puspiptek yang tinggal di Perumahan tersebut untuk berangkat dan pulang kerja, dengan tarif Rp.5000 setiap kali naik, lebih murah jika dibandingkan naik ojek atau taksi, selain itu juga memberikan kemudahan bagi yang tidak punya kendaraan pribadi untuk berangkat dan pulang kerja. Mulai hari pertama kerja sampai sekarangpun saya juga ikut angkutan itu. - -Begitu masuk di Pusat Penelitian Material & Metalurgi saya melihat 3 orang yang duduk di kursi tamu, segera saya menyapa dan bertanya apa mereka CPNS baru? ternyata memang benar, kita pun saling berkenalan. Tak lama kemudia .....
28/02/15 (17:30 WIB) ⇒ 28/02/15 (17:30 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

RAPAT KERJA LIPI TAHUN 2015 DENGAN TEMA "PENINGKATAN PERAN LIPI SEBAGAI LOKOMOTIF ILMU PENGETAHUAN DI INDONESIA UNTUK KESEJAHTERAAN BANGSA"
Oleh : Wasi Tri Prasetya (PDII)

Tujuan dan Sasaran Rapat Kerja - -Rapat kerja tahun 2015, yang mengusung tema: ”Peningkatan Peran LIPI sebagai Lokomotif Ilmu Pengetahuan di Indonesia untuk Kesejahteraan Bangsa”, bertujuan untuk: - -1) Menetapkan konsep dan strategi pencapaian program-program di LIPI -2) Menyusun kebijakan dan strategi diseminasi hasil-hasil penelitian kepada publik,; -3) Mengevaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi 2012-2014 dengan kendala dan permasalahannya serta rencana penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019; -4) Menyusun mekanisme kontrol akuntabilitas pelaporan; - -Sasaran yang ingin dicapai dalam Rapat Kerja Tahun 2015 adalah: -1) Tersusunnya konsep dan strategi pencapaian program LIPI; -2) Tersusunnya draf kebijakan dan strategi diseminasi hasil-hasil penelitian kepada publik -3) Tersusunnya solusi terhadap kendala dan permasalahan dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan tersusunya Road Map Reformasi Birokrasi LIPI tahun 2015-2019; -4) Terususunnya rancangan mekanisme kontrol akuntabilitas pelaporan; - KOMISI 1 – PROGRAM STRATEGIS - -Ketua : Prof. Dr. Ir. Enny Sudarmonowati .....
27/02/15 (14:33 WIB) ⇒ 27/02/15 (14:33 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

PERINGKAT AKADEMISI BERBASIS PROFIL DI GOOGLE CENDEKIA : BAGAIMANA MENYIKAPINYA ?
Oleh : Laksana Tri Handoko (Kedeputian Bidang IPT)

-Tak terasa tahun 2014 telah berlalu tanpa saya pernah menulis satupun artikel di blog ini...;-(. Berbagai kesibukan yang mendera sebagai struktural menyita waktu dan konsentrasi tentu menjadi alasan yang tepat untuk saya saat ini, meski terasa klasik seperti kaset musik yang sudah terlalu sering diputar. Maaf kalau ada generasi dekade terkini yang gagal paham karena sejak lahir hanya mengenal cakram optik seperti CD / DVD, atau bahkan hanya tahu tongkat memori yang besarnya hanya seujung kelingking...;-). Sebagai struktural di LIPI sejak akhir tahun 2012 tentu saya harus mengalokasikan sebagian besar waktu dan tenaga untuk memikirkan orang lain dan bukan sekedar diri sendiri seperti diistilahkan oleh senior kami Pak Djusman Sajuti, mantan Wakil Kepala LIPI. Tentu saya selalu berusaha memenuhi amanah tersebut, meski saya sendiri kurang yakin apakah sejauh ini telah mengurus lk. 900 personil di bawah kedeputian saya dengan baik ?!?! -Apalagi ditambah dengan moto pemerintah baru JKW-JK, kerja... kerja... kerja..., lengkap sudah tuntutan publik kepada pamong praja RI termasuk saya. T .....
24/02/15 (16:12 WIB) ⇒ 28/02/15 (18:41 WIB) : 6 komentar artikel selengkapnya... »

FIREWALL DI WINDOWS 8.1
Oleh : Tutang (P2 Bioteknologi)

Firewall yang disertakan pada Windows 8.1 memiliki banyak fungsi, powerful, dan penggunaannya juga sangat mudah. Sangat sesuai bagi user yang sering berpindah-pindah dari satu jaringan ke jaringan lain, misalnya dari rumah ke jarigan atau LAN di kantor, dari kantor ke LAN di kampus dan seterusnya, bahkan bisa juga sering menggunakan hotspot publik yang saat ini mulai marak. Bagaimana setting Firewall di Windows 8.1? Caranya mudah, pertama Anda masuk ke Control Panel, kemudian pilih Firewall. Coba perhatikan gabar Firewall, di sana terlihat ada 3 pilihan utama (kalau join ke domain) akan ada Domain Network, Private Network, dan Guest or Public Network. Kalau komputer kita di set ke HomeGorup, dimana network discovery akan dihidupkan dan membuat kita bisa melihat komputer lain yang terhubung dalam jaringan HomeGroup dan juga bisa memanfaatkan folder sharing yang ada di salah satu komputer dalam jaringan HomeGroup tersebut. Sebagai contoh dengan Homegroup akan membuat komputer yang terkoneksi dapat me-share gambar, musik, video dan dokumen maupun sharing Printer, tapi kadang-kadang ad .....
20/02/15 (16:16 WIB) ⇒ 20/02/15 (16:16 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

POVERTY AND AID!!!
Oleh : Yutainten (BKHH)

Few years ago, people might think that the only solution to solve those problems was flooding a country with aid, when rich countries give money to poor countries. It is undeniable that some of the aids definitely have funded a few programs to construct public infrastructure or human capacity buildings to increase people capacities to live on their own activities. Therefore, in the long-term the aid-recipients can rely on themselves rather than aids. - -However, we have already observed the repressions of capitalism as a result of aid, aid-corruption in the political regimes, and severe dependencies on aid. Automatically, donor-recipient relationship leads to parental relationship or even master-slave relations. Moreover, those unintended consequences of aids have been faced mostly aid-recipient countries. - -I really concern about this matter because we discuss about billion money that we’ve put into the poor countries with aid is actually not well-targeted. For instance, The World Bank recently announced a published study that around 60 persen of all the aid money actually stay .....
16/02/15 (15:41 WIB) ⇒ 16/02/15 (15:42 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

BELAJAR INOVASI DARI INDIA
Oleh : Yanu Endar Prasetyo (Pusbang TTG)

Inilah Koran - Bulan Januari lalu kami baru saja mengikuti sebuah konferensi dunia tentang inovasi akar rumput di Ahmedabad, Gujarat India. Sebuah konferensi besar yang dihadiri oleh ilmuwan, mahasiswa dan aktivis yang berasal dari 25 negara dan diselenggaran di pusat nadi gerakan inovasi akar rumput yang dimotori oleh Honey Bee Network (HBN) dan National Innovation Foundation (NIF) India. Filosofi inovasi akar rumput ini bertumpu pada semangat Gandhian, dimana inovasi dilakukan untuk menyelesaikan masalah riil yang dihadapi (kemandirian), egalitarianisme, keterbukaan (open innovation), pembelaan kepada yang lemah (technology for humanity) serta keselarasan dan penghormatan pada alam (ecosentrism) nampak menonjol dan menjadi titik tekan dalam setiap produk dan wacana yang dimunculkan. Bagaimana India bisa demikian pesat dan menjadi pemimpin dalam melahirkan inovasi lokal yang berhasil dipasarkan secara global? Apa yang Bangsa kita bisa pelajari dari India? - - Laku Gandhi-isme - Seperti diungkapkan sebelumnya, lahirnya Grassroots Innovation (GRI) ini tidak jauh dari pemikiran dan ge .....
16/02/15 (07:31 WIB) ⇒ 18/02/15 (07:34 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

MENGULIK PERKEMBANGAN SCIENCE TECHNO PARK TIONGKOK
Oleh : Nirma Yossa (BKHH)

Pencanangan pembangunan 100 Techno Park dan 34 Science Park oleh pemerintah merupakan angin segar bagi keberlanjutan hasil penelitian litbang. Walaupun sedikit tertatih-tatih dalam pembangunannya selama lima tahun terakhir ini tapi kini pelaku inovasi bisa bernafas lega. Pemerintah sekarang rupanya serius membangun Science Techno Park (STP). Berbagai pihak yang terkait, pemerintah, swasta, litbang, dan pengelola STP tengah membangun sinergi untuk pengembangan mega proyek STP ini. -STP sendiri adalah kawasan yang diperuntukkan untuk penelitian, pengembangan Iptek dengan tujuan komersialisasi. Berbeda dengan industrial park yang memfokuskan pada pengembangan manufaktur dan business park yang mengedepankan sisi administrasi bisnis, STP lebih khusus kepada inovasi dan pengembangan teknologi. -Mengingat begitu krusial perannya dalam menunjang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tak ada salahnya jika kita berkaca pada negara-negara yang telah sukses mengembangkan STP. Menarik mengutip pernyataan Dr. Akmadi Abbas, Wakil Kepala LIPI dalam Lokakarya Nasional: Pematangan Persi .....
09/02/15 (16:34 WIB) ⇒ 12/02/15 (09:37 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

WORKING AS A SUBJECT ANALYST
Oleh : Swistien Kustantyana (PDII)

Every day after school I visited the local library to read and borrow books. I was 10 at the time and thought that it would be amazing to work as a librarian; sitting behind the desk, reading as many books as I wanted without being worried about paying the fine if I was late to return them. - -Seventeen years passed and I did get a job as a librarian in the Center for Scientific Documentation and Information, Indonesian Intitute of Sciences (PDII LIPI). However, being a librarian is not exactly as simple as I thought when I was a kid. - -The Center for Scientific Documentation and Information is a repository where scientific journals all over Indonesia are stored. As a subject analyst (librarian) my main job is to analyze the scientific articles in order to define the keywords. - -Keywords, also known as descriptors or index terms, are controlled vocabulary terms used in database records, in this case carried out by the subject analysts, in order to make retrieval easier and more successful. - -Controlled vocabulary terms are essential for retrieval since different authors might u .....
19/01/15 (12:57 WIB) ⇒ 19/01/15 (12:58 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

SCIENCE POLICY IN INDONESIA IS FIXED PRICE
Oleh : Yutainten (BKHH)

Apparently science has grown as one of indicatives to determine level of development in particular countries. However, many scientists and policy makers are still questioning pertinent question about the future role of scientists, such as: - - -‘Should science was rated on its relevance to industry and policy?’ -‘What are the main barriers to evidence-based policy?’ -‘Who has influence over government policy?’ - - -Before we answer those remarkable questions, we’re going to explore the understanding of science policy (SP). Firstly, SP means as an area of public policy which influence the conduct of science enterprise through funding of research in pursuance the national policy goals. Secondly, it is relevant to act of implementing scientific knowledge into practical application in area of public policies. Furthermore, SP will put concerning about how science and technology can best serve the public and escalate development of nation’s growth. - -Notably, stable funding environment can be first solution. Unfortunately, commonly science and research budget will be cut down when cas .....
16/01/15 (11:21 WIB) ⇒ 16/01/15 (11:26 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

TONY SI PEMIMPIN YANG MELAYANI
Oleh : Dyah Rachmawati Sugiyanto (BKHH)

Pagi ini (14/1) saya terkesan dengan surat elektronik yang ada pada kotak masuk. Pukul 10.07 AM surat yang berjudul “Pesan dari Tony” tersebut dikirimkan oleh Air Asia. Tony dalam surat itu adalah Tony Fernandes, Chief Executive Officer (CEO) AirAsia, dan tentu saja pesan tersebut dikirim dengan sistem pengiriman pesan otomatis pada Minggu pagi (30/12). Tony pasti terlalu sibuk untuk mengetik dan mengirim pesan itu satu per satu. -Dalam pesannya, Tony mengungkapkan bahwa beberapa pekan terakhir adalah masa-masa paling sulit dalam hidupnya sejak mendirikan AirAsia 13 tahun yang lalu. -“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepada kami semua. Ungkapan kasih dan motivasi dari Anda menguatkan tekad kami untuk menjadi lebih baik lagi. Saat ini investigasi masih terus berlangsung, dan kami akan selalu mengabarkan perkembangan terkini sesaat setelah tersedianya informasi terbaru.” -Seperti apa yang disampaikan Sharanjit Leyl, BBC News, Singapura dalam analisisnya bahwa Fernandes ingin meniru cara Branson dalam mengambil alih dominasi British Airways di tah .....
15/01/15 (13:29 WIB) ⇒ 18/01/15 (10:03 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

NANOMETROLOGI APAKAH ITU?
Oleh : Jimmy Pusaka (P2 Metrologi)

Pernahkah mendengar istilah "nanometrologi"? Sebagian besar pembaca pasti pernah mendengar istilah "nanoteknologi", tetapi "nanometrologi" apakah itu? Nanoteknologi yang diambil dari istilah asing 'nanotechnology' merupakan kata bentukan baru, yang dalam bahasa Indonesia tidak ditulis sebagai 'teknologi nano' karena terminologi aslinya berupa sebuah nama yang terdiri dari satu kata (bandingkan dengan microorganism atau centipede). - Dewasa ini nanoteknologi berkembang di banyak bidang ilmu pengetahuan, termasuk kimia, farmasi, kedokteran, dan juga teknik. Sudah mulai banyak produk obat dan kosmetik yang menggunakan istilah 'nano' untuk mendongkrak penjualannya. Sebagai contoh, pasta gigi nano yang diklaim dapat masuk ke celah atau lubang gigi berukuran super kecil guna membersihkannya. Tetapi apakah benar bahan tersebut berspesifikasi 'nano'? - - Berdasarkan definisinya, awalan nano mengacu ke ukuran yang besarnya 10 pangkat minus 9 dari satuan utamanya. Sebagai contoh 1 nanometer ekivalen dengan 1 meter dibagi 10 pangkat 9. Atau sederhananya 1 nm = 0,000 000 001 m. Sebagai perband .....
02/01/15 (14:23 WIB) ⇒ 02/01/15 (14:38 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

PERANAN ILMU PENGETAHUAN DALAM GLOBALISASI DI INDONESIA
Oleh : Yutainten (BKHH)

Tidak dapat dipungkiri bahwa fenomena internasional kontemporer ditandai dengan semakin terintegrasinya berbagai aspek kehidupan manusia secara ekonomi, politik mapun sosial dan budaya dalam kerangka besar bernama globalisasi. Fenomena globalisasi telah memunculkan bentuk hubungan yang interconnection dan interdependence antar negara. Sebagai akibatnya, isu-isu global kontemporer suatu negara semakin meluas hingga kepada isu-isu perubahan iklim, pemanasan global, kemiskinan, kejahatan transaksional, maupun kedaulatan suatu negara. - -Dalam hal ini, fenomena globalisasi membawa perubahan yang signifikan terhadap kegiatan ekonomi internasional, kedaulatan otonomi suatu bangsa, kerjasama politik luar negeri maupun daya saing ekonomi dan ketahanan setiap bangsa. Perubahan tersebut ditopang oleh banyak faktor antara lain kemajuan teknologi informasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pertumbuhan inovasi dan invensi, jalur transportasi, komunikasi dan ketersediaan infrastruktur yang memadai. Dampaknya, pertumbuhan suatu negara menjadi semakin bergantung satu sama lain dala .....
30/12/14 (14:41 WIB) ⇒ 17/02/15 (14:01 WIB) : 1 komentar artikel selengkapnya... »

HUMAS PEMERINTAH DI INDONESIA BUTUH P3K
Oleh : Dyah Rachmawati Sugiyanto (BKHH)

Hampir satu dasawarsa saya mengabdi sebagai Humas Pemerintah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Suasana yang saya rasakan sangat nyaman, bahkan terlalu nyaman. Namun itu justru membuat saya menjadi penasaran dengan masa depan Humas Pemerintah Indonesia. Kali ini saya ingin berbagi pandangan pada pembaca, tentang apa yang ada dibenak saya. - -Menjadi pegawai negeri sipil (PNS) itu tidak mudah, apalagi bekerja di posisi Humas yang dituntut untuk professional. Lalu, apa yang sebenarnya harus dimiliki personil Humas Pemerintah? - -Ada empat hal yang (menurut saya) harus ada dalam jiwa seorang Humas Pemerintah. Empat hal tersebut adalah Peluang, Passion, Prestasi, dan Kreatif (P3K). - -Hal pertama adalah: Peluang. Mampu membaca dan menangkap peluang adalah penting bagi Humas Pemerintah. Termasuk peluang karir. Para personil Humas Pemerintah sudah ditawarkan sebuah jalur karir, yaitu Fungsional Pranata Humas. Sayangnya, fungsional ini, (mayoritas) termasuk perangkatnya, belum bekerja sesuai dengan yang diharapkan. - -Berdasarkan hasil interaksi saya dengan rekan-rekan sesama .....
23/12/14 (15:20 WIB) ⇒ 23/12/14 (15:20 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

PETANI, PENYULUH DAN SWASEMBADA
Oleh : Yanu Endar Prasetyo (Pusbang TTG)

OPINI-INILAH KORAN- 9/12/14 - -Salah satu janji kerja Menteri Pertanian dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK ialah ingin mencapai swasembada pangan dalam 3 tahun ke depan, khususnya pada tiga komoditas pangan utama yaitu padi (meningkat 3,9 persen), jagung (meningkat 4,5 persen) dan kedelai (meningkat 30,25 persen) serta peningkatan produksi gula (1,64 persen) dan daging (0,52 juta ton). Apakah target ini realistis atau utopis? Mengingat kondisi pertanian dalam negeri kita yang masih remuk dan compang-camping. Jangankan mengukur dari tingkat kesejahteraan petani, melihat infrastruktur dasar pertanian seperti irigasi saja sudah puluhan tahun tidak pernah tersentuh perbaikan. Tercatat 52 persen saluran irigasi tersier rusak. Belum masalah bibit, pupuk, alsintan dan SDM pertanian yang tidak pernah tuntas. Namun disisi lain memang aneh jika Indonesia tidak mampu berswasembada pangan, mengingat pertanian adalah jantung ekonomi rakyat selama puluhan bahkan ratusan tahun. Pasti ada yang salah dalam pengelolaan sumber daya pertanian di negeri ini. -Pertanian itu sendiri sudah diakui memberikan kon .....
09/12/14 (07:52 WIB) ⇒ 18/02/15 (07:28 WIB) : 2 komentar artikel selengkapnya... »

SCIENCE ON SCREEN? WHY NOT!!!
Oleh : Yutainten (BKHH)

Nowadays, popularizing science on the popular media is an unquestionable thing. As 21st century civics, apparently people get used to utilize various kind of media to disseminate the information. Pop media with all its inherent benefits, practically has given so many unbeatable actions. - -From my point of view, popular media could be informative, educative and importantly providing amusement for its audiences. Therefore, the disseminated information might have wider impact influencing the way of thinking and behave of its users. - -Wondering whether science information is relevant to non-scientific communities, then popular media can be perceived to play role as science disseminator or even science communicator. To some extent, to one degree or another, this media is having the possibility of sharing information with others (and we all which makes audiences as a potential, waiting-in-the-wings, about-to-happen disseminator (what do you think mate?) - -Here we are now discussing about how popular media can engage audiences into the depth of scientific issues in illuminating the p .....
21/11/14 (13:47 WIB) ⇒ 24/11/14 (11:33 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

3 TRADISI BUAT LIPI
Oleh : Andrianopsyah Mas Jaya Putra (P2 Kimia)

Ada 3 tradisi ilmiah di universitas-universitas riset di Indonesia yang patut dijadikan sebagai budaya di LIPI. 1. Tradisi membuat ulasan (review) Di kampus, seorang mahasiswa S3 selalu diminta membuat ulasan sebelum membuat proposal penelitian, lalu ulasan itu dibahas bersama professor atau promotornya. Di LIPI, tahapan ini kadang-kadang terloncati. Peneliti LIPI, tiap tahunnya, kadang-kadang langsung membuat proposal penelitian untuk mengejar tenggat pengumpulannya. Tradisi membuat ulasan, walaupun cuma berbentuk presentasi, membuat peneliti LIPI ter-update dengan perkembangan iptek terbaru dan mengenali pemain-pemain kuncinya di seluruh dunia, bi idznillah. Dengan begitu, mudah-mudahan peneliti LIPI selalu punya ide untuk proposal penelitiannya, dan tahu pihak-pihak mana di dalam dan luar negeri yang patut dijadikan sebagai mitra penelitiannya. Saat ini, membuat ulasan dapat dilakukan dengan bantuan perangkat lunak indeks pustaka yang gratis seperti Mendeley. 2. Tradisi studi lapangan Kadang-kadang, seorang dosen melakukan - atau menyuruh para mahasiswanya melakukan - studi lapan .....
06/11/14 (21:37 WIB) ⇒ 25/11/14 (08:52 WIB) : 2 komentar artikel selengkapnya... »

SEKILAS KENANGAN DI AJANG INTERNATIONAL EXIBITION FOR YOUNG INVENTORS (IEYI) 2014
Oleh : Yutainten (BKHH)

Penyelenggaraan International Exibition for Young Inventors (IEYI) 2014 pada tanggal 30 Oktober – 1 November 2014 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) , telah menyisakan berbagai cerita tidak hanya di benak para inventor remaja dari dalam maupun luar negeri, tetapi juga meninggalkan pengalaman unik kepada para pengunjung - -Ajang berinteraksi dan Berkomunikasi -Dany, salah seorang inventor remaja dari Filipina berpendapat bahwa pengalamannya mengikuti IEYI di Indonesia adalah kesempatan dia untuk berinteraksi dengan teman-teman yang baru. -“I love meeting new people; I think everyone has a story to tell. We should all listen sometimes. IEYI has given so many valuable moments which are irreplaceable” - -Senada dengan rekan senegaranya, Ryan Corpin menegaskan bahwa ajang IEYI tidak hanya ajang untuk kompetisi dan pameran ilmiah melainkan kesempatan untuk membuka wawasan baru dan berkomunikasi dengan audiens berskala global. Oleh karena itu, dia merasa harus benar-benar mengetahui apa keunggulan invensinya dan bagaimana mentransfer informasi tersebut .....
05/11/14 (14:26 WIB) ⇒ 28/11/14 (09:33 WIB) : 5 komentar artikel selengkapnya... »

HOW TO MANAGE A GENIUS
Oleh : Elfira Rosa Juningsih (Pusinov)

-“Salah seorang ulama muslimin di abad ini berkata: Tanyakan kepada sejarah, bukankah redupnya bintang peradaban kita tidak terjadi kecuali pada hari bersinarnya bintang para artis.” (DR. Thoriq As Suwaidan, Al Andalus At Tarikh Al Mushowwar) -Ketika para artis tampil seperti itu mendapat bayaran yg sangat fantastis, sedangkan peneliti berjibaku seperti apa, tdk mendapatkan penghargaan yg seharusnya. Ini bukan soal uangnya, tapi soal penghargaan terhadap “iqra bismirabbika alladhi khalaq”. Karena peradaban Islam dimulai dari sini, dari cendikiawan, peneliti, dari para ilmuwan. -“Ilmu dihancurkan oleh hiburan. Nggak tau ya kalau ilmuwannya suka hiburan..” ujar Ust. Budi Ashari, Lc.  yang disambut tawa hadirin, sebagai kalimat penutup talkshow interaktif “How to Manage a Genius” pada Rabu, 29 Oktober 2014. -Talkshow interaktif yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan 1 Muharram ini terbilang cukup menarik. Perkataan sang ustadz dihadapan puluhan peneliti yang hadir dirasa sangat mengena ke hati nurani terdalam. Beri .....
29/10/14 (16:05 WIB) ⇒ 29/10/14 (16:05 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

PNS SEBAGAI SOLUSI QUALITY TIME KELUARGA: ANALISIS LAGU “AKU PILIH PEGAWAI NEGERI” DARI BETHARIA SONATA
Oleh : Fakhri Zakaria (BKHH)

Kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan pada akhirnya mendorong manusia untuk bekerja, kecuali kalau manusia tadi punya kemampuan mencetak uang sendiri dari mekanisme alamiahnya. - -Bekerja secara sederhana adalah usaha mendapatkan penghasilan dengan melakukan suatu pekerjaan. Tapi pengertiannya menjadi tidak sederhana kalau yang bekerja sudah berkeluarga. - -Kehidupan modern membuat orang ingin mendapatkan kesuksesan dalam bekerja dan berkeluarga. Sihvo, sebagaimana dikutip oleh Kaarina Määttä dan Satu Uusiautti dalam “Seven Rules on Having a Happy Marriage Along With Work” (2012) menyebut hubungan antara kerja dan keluarga menimbulkan tiga macam konflik yang mencakup waktu, tekanan pada individu, juga perilaku. - - -Akan tetapi, mereka berdua punya berita baik. Riset mereka tadi, yang dilakukan kepada 342 pasangan Finlandia yang sudah menikah selama lebih dari sepuluh tahun, menunjukkan kerja tidak mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. - -Ada hikmah dibalik hidup di negara yang pemerintahnya mengurusi hal-hal terkecil warga negaranya. Salah satunya adalah pemerintah memikir .....
28/10/14 (09:16 WIB) ⇒ 24/11/14 (11:25 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

BIODIESEL DARI MIKROALGA
Oleh : Dian Noverita Widyaningrum (P2 Bioteknologi)

Biodiesel adalah bahan bakar diesel yang hasilkan dari bio (makhluk hidup). Makhluk hidup yang bisa menghasilkan biodiesel adalah makhluk hidup yang memiliki kandungan lipid, karena biodiesel diproses dari lipid. Makhluk hidup tersebut antara lain : -► tanaman seperti jarak, kelapa sawit -► alga (ganggang) baik ganggang makro (makroalga) maupun ganggang mikro (mikroalga) -► mikroorganisme lainnya seperti bakteri, fungi - -Mikroalga memiliki keunggulan sebagai sumber energi biodiesel karena kemampuannya untuk tumbuh cepat dan tidak bersaing sebagai produk pangan. - -Lipid dari makhkluk hidup yang berpotensi sebagai penghasil biodiesel, akan dikonversi menjadi biodiesel melalui proses transesterifikasi. - -Transesterifikasi -Pembuatan biodiesel didasarkan pada proses transesterifikasi trigliserida menjadi metil ester (biodiesel). Pada proses transesterifikasi terjadi penggantian gugus alkohol dari ester dengan alkohol lain. Pada umumnya, alkohol yang digunakan dalam proses transesterifikasi adalah metanol. Reaksi dipercepat dengan bantuan katalis asam atau basa a .....
14/10/14 (10:25 WIB) ⇒ 14/10/14 (10:25 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

PERAN STRATEGIS OMBUDSMAN RI DALAM PENGAWASAN PELAYANAN PUBLIK
Oleh : Maulana Akbar (Pappiptek)

Hans Kelsen nampaknya lebih dulu tahu tentang kedudukan masyarakat dalam sistem pemerintahan presidensial. Dalam bukunya yang berjudul General Theory of law and State, filsuf dan ahli hukum asal Austria ini pernah menyebut parlemen yang menetapkan undang-undang, dan warga negara yang memilihnya secara langsung, merupakan organ sebuah negara dalam arti luas. - -Warga negara memang diberi banyak kedudukan dalam sistem pemerintahan yang dipilih Indonesia. Selain memiliki peran mengawal kinerja pemerintahannya, warga negara, dalam arti sempit, merupakan individu yang diberi kedudukan hukum jika terlibat dalam suatu transaksi hukum perdata, misalnya : kontrak. - -Di Indonesia sendiri, kepentingan akan kedudukan warga negara nampaknya dilanjutkan mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid, dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 2000 tentang Komisi Ombudsman Nasional--Saat ini Ombudsman Republik Indonesia. Tepatnya pada Maret 2000, saat itu, warga negara memiliki kedudukan penting dalam menilai pemerintahan yang memimpinnya. Rakyat semakin berperan, dalam memagari arus Angg .....
08/10/14 (10:15 WIB) ⇒ 27/02/15 (10:16 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

RUU PILKADA VS PERPU PILKADA
Oleh : Adib Hasan (BKHH)

Drama RUU Pilkada paska disahkan Jum’at, 26 September 2014 lalu terus berlanjut. Hal ini terlihat dengan diterbitkannya dua Peraturan Presiden Presiden Penggati Undang-undang (Perpu) yakni Perpu Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur Dan Bupati/Wali Kota, serta Perpu Nomor 2 tahun 2014 tentang perubahan Undang – undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah oleh Presiden SBY. - - Terlepas dari isu – isu yang menyudutkan Presiden SBY bahwa ini adalah bagian dari rencana balas dendam Partai Demokrat dengan PDI P serta perbaikan citra sebelum lengsernya Presiden SBY sebagaimana santer dibicarakan di beberapa media masa, pada tulisan ini Penulis hanya melihat dari kaca mata hukum saja. - - - PERPU DAN KEADAAN GENTING MEMAKSA Sejatinya keberadaan Perpu adalah hak Presiden yang diakomodir dalam Pasal 22 UUD 1945 Amandemen IV, yang menyatakan “dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa, Presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah sebagai pengganti undang – undang. Dengan kata lain dasar sebuah Perpu itu untuk dapat diterbitkan adalah dengan adanya “keadaan Genting y .....
07/10/14 (12:13 WIB) ⇒ 05/11/14 (13:24 WIB) : 1 komentar artikel selengkapnya... »

WHAT IS SCIENCE COMMUNICATION FOR???
Oleh : Yutainten (BKHH)

According to the Declaration on Science and the Use of Scientific Knowledge sponsored by UNESCO in the World Conference on Science in 1999, there are few recommendations that: - -Scientific knowledge should be distributed -Coordination and cooperation should be existing among governments, society, private or business sectors and scientists. -Scientists have to be driven by ethical standards - - -In that context, immersive communication of science to public will give benefit to the groups who are assigned as the resulting beneficiary. Vladimir Semir, Science communication observatory from Pompeu Fabra University in Media for Science Forum 2010 has noted that those groups can be: - - -Each Individual who wants to increase the knowledge, the abilities to make decisions, to utilize new applications by science and technology basis. -General society who gets benefit through public diffusion of knowledge. Dissemination science to this group might generate public investment that can contribute to economic development of the countries. -The scientific communities: They could be scienti .....
17/09/14 (16:10 WIB) ⇒ 17/09/14 (16:18 WIB) : 1 komentar artikel selengkapnya... »

UNDERSTANDING OF PARTICIPATORY COMMUNICATIONFOR EMPOWERMENT AND DEVELOPMENT
Oleh : Yutainten (BKHH)

Participatory communication approach has emerged from the criticism of the role play communication in the modernisation and dependency paradigm. Nowadays, this approach is considered as new paradigm on communication for development. This approach points out of the participation from local community for self-development by communication from ‘bottom up ‘perspective. In brief, participatory emphasizes more understanding of multiplicity opinions to overcome stereotyped thinking by give many respects for the counterpart’s attitude to accommodate self-determination and self-reliance (Servaes,1996). In spite the promises of participatory communication, opponent of this perspective argue that participatory has obstacles in its implementation. Moreover, how the theory and practice of participatory communication has become the dominant paradigm will be examined in this essay by presenting its superiorities and limitations in term of communication for development. - -To begin with, in 1970s, the participatory approaches were raised by Paolo Freire notion called ‘dialogical pedagogy’ and the .....
16/09/14 (10:32 WIB) ⇒ 16/09/14 (10:40 WIB) : 0 komentar artikel selengkapnya... »

halaman selanjutnya »

PERHATIAN : Seluruh isi blog ini merupakan representasi dari pandangan dan opini personal pemilik blog sebagai bagian dari kebebasan akademis sivitas LIPI, tetapi BUKAN merupakan representasi kebijakan LIPI secara kelembagaan ! Seluruh isi merupakan tanggung-jawab individu pemilik blog, dan LIPI tidak bertanggung-jawab atas isi maupun aneka akibat baik langsung maupun tidak langsung yang ditimbulkannya.
Berbeda dengan blog pada umumnya, identitas penulis di Blog Sivitas LIPI dijamin kebenarannya.
Artikel yang telah mendapatkan tanggapan tidak bisa direvisi oleh penulis.
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2002-2015 LIPI